Respon pertumbuhan dan produksi padi (Oryza Sativa L.) terhadap varietas Ciherang dan Suluttan Unsrat 2 dengan cara tanam jajar legowo
DOI:
https://doi.org/10.60036/kpv10e03Keywords:
Padi sawah, Varietas Ciherang, Suluttan Unsrat 2, Jajar legowoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons pertumbuhan dan produksi padi sawah varietas Ciherang dan Suluttan Unsrat 2 yang dibudidayakan menggunakan sistem tanam jajar legowo 3:1. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Juni 2015 di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada lahan seluas 500 m². Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas per malai, dan bobot 1.000 butir. Data dianalisis menggunakan uji t pada taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman antara varietas Suluttan Unsrat 2 dan Ciherang tidak berbeda nyata. Sebaliknya, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas per malai, dan bobot 1.000 butir menunjukkan perbedaan sangat nyata. Suluttan Unsrat 2 menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan dengan Ciherang pada seluruh komponen hasil tersebut. Dengan demikian, varietas Suluttan Unsrat 2 lebih direkomendasikan untuk dibudidayakan dengan sistem tanam jajar legowo 3:1.
References
Adiratma, R. E. (2004). Stop Tanaman Padi. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Astri, D., Sugiyanti. (2007). Optimasi jarak tanam dan umur bibit pada padi sawah
Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), 2006. Mutasi dalam pemuliaan tanaman. http://www.batan.go.id/patir/pemuliaan/pemuliaan.html.
BB Padi, (2010). Deskripsi Varietas Padi (Edisi Revisi). BB Padi Sukamandi. Jawa Barat. http://jatim.litbang.pertanian.go.id/ind/phocadownload/p23.pdf.
BPTPH Yogyakarta. 2014. Budidaya tanaman padi dan palawija .http://www.bptp-Yogyakarta.com. Diakses 05 Juli 2014.
Nasir, M. 2002. Bioteknologi Molekuler Teknik Rekayasa Genetik Tanaman. Citra Aditya Bakti, Bandung.
Perdinan, P., Atmaja, T., Adi, R. F., & Estiningtyas, W. (2018). Adaptasi perubahan iklim dan ketahanan pangan: telaah inisiatif dan kebijakan. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 5(1), 60-87.
Pramono, J., & Romdon, A. S. (2022). Peningkatan Produktivitas Melalui Perbaikan Sistem Budidaya Padi Sawah di Tengah Ancaman Perubahan Iklim. KaliAgri Journal, 3(2), 9–19.
Pujaratno, B. 2010. Tanam Padi Sistem Jajar Legowo. www.google.com.
Saragih, B. (2001). Keynote Address Ministers of Agriculture Government of Indonesia. 2nd National
Sohel M. A. T., M. A. B. Siddique, M. Asaduzzaman, M. N. Alam, M.M. Karim, (2009). Varietal Performance of Transplant Aman Rice Under Diff[e]rent Hill Densities. Bangladesh J. Agril. Res. 34(1): 33 – 39. Diakses 25 Juli 2011.
Suharno, (2013). Sistem Tanam Jajar Legowo (Tajarwo) Salah Satu Upaya Peningkatan Produktivitas Padi. STTP Yogyakarta. Tidak dipublikasikan. 54 h
Toiman, S Widata dan DH Pamungkas. 2019. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Padi (Oryza Sativa L.) Varietas Inpari 33 Dengan Teknik Sistem Tanam Jajar. Jurnal Ilmiah Agroust, 2019 -jurnal.ustjogja.ac.id Workshop On Strengthening The Development And Use Of Hibrid Rice In Indonesia. 1:10
Wang, J., Vanga, S. K., Saxena, R., Orsat, V., & Raghavan, V. (2018). Effect of climate change on the yield of cereal crops: A review. Climate, 6(2), 41.
Yoshida, Shouichi. (1981). Fundamentals of Rice Crop Science. IRRI, Los Banos Laguna Philippines.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ari Andani Nasution, Zulfahmi, Endah Cahyani Simamora (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
